Sebagai orang tua yang pernah ngotot bangun pagi demi satu hari penuh keluar kota, aku paham betul dilemamu. Lembang dan Ciwidey, dua primadona wisata Bandung Selatan, terus-terang bikin bingung. Keduanya sejuk, instagramable, dan punya ragam atraksi. Tapi dengan satu hari terbatas plus anak-anak yang mudah bosan, pilihanmu bisa jadi beda hasilnya. Aku sudah bolak-balik ke keduanya, dan ini insight lengkap berdasarkan pengalaman nyata.
Akses & Waktu Tempuh: Siapa yang Lebih Dekat?

Lembang: Jarak dekat, macet potensial
Dari pintu tol Pasteur, Lembang cuma 15-20 menit aja. Tapi jangan terkecoh. Di akhir pekan, Jalan Raya Lembang bisa jadi parkir bergerak sejak jam 7 pagi. Waktu tempuh bisa membludak jadi 1-1,5 jam cuma buat 10 kilometer.
Pro tip: Berangkat maksimal jam 5.30 pagi kalau mau nikmatin De Ranch atau Floating Market sepi. Pulangnya, hindari jam 4-6 sore. Kalau enggak, kamu bakal ngerasain ‘meditasi’ di mobil sambil dengar anak tanya “Masih lama, Ma?” berulang kali.
Ciwidey: Jauh tapi lebih pasti
Ciwidey butuh 1,5-2 jam dari Bandung (jarak sekitar 50 km). Jalanan ke Ciwidey lebih sepi dan teratur. Meski jauh, waktu tempuh lebih prediktabel. Tidak ada macet mendadak macam Lembang. Kalau lewat tol Buah Batu, perjalanan lebih nyaman lagi.
Keuntungannya: Kamu bisa santai berangkat jam 7 pagi, masih bisa nyampe bukaan Situ Patenggang jam 9. Tidak perlu stres mikirin traffic.
Sensasi & Suasana: Apa yang Bisa Diharapkan?
Lembang: Energi tinggi, variasi atraksi
Lembang itu seperti theme park ala kadarnya. Suasanya ramai, penuh warna, dan energik. Floating Market punya 30-an wahana kecil, De Ranch punya kuda dan flying fox. Anak-anak pasti excited. Tapi kamu harus siap nge-queue dan nahan lapar di tempat makan yang overpriced.
Suhu: 18-24°C. Cukup sejuk tapi tidak terlalu dingin. Bawa jaket tipi-tipis cukup.
Ciwidey: Tenang, alami, lebih “asli”
Ciwidey adalah kebalikannya. Suasanya tenang, lebih alami, dan less commercialized. Kawah Putih punya view surreal, Situ Patenggang bikin adem mata. Anak-anak bisa main bebas di taman sekitar situ tanpa terkekang antrian panjang.
Suhu: 15-20°C. Lebih dingin, apalagi di Kawah Putih. Jaket tebal dan masker wajib bawa.
Aktivitas Keluarga Unggulan: Apa yang Bisa Dikerjakan?
Lembang: Wahana dan foto-foto
- Floating Market Lembang: Naik perahu bebek, water park mini, dan puluhan spot foto. Tiket masuk Rp 50.000 (weekday) – Rp 75.000 (weekend). Wahana dalamnya bayar lagi.
- De Ranch: Naik kuda keliling, flying fox, dan taman bermain. Tiket Rp 30.000. Naik kuda tambah Rp 35.000 per putaran.
- Lembang Park & Zoo: Alternatif baru. Ada hewan dan playground. Tiket Rp 75.000.
- Farmhouse Susu Lembang: Spot foto ala Eropa. Tiket Rp 30.000.
Ciwidey: Alam dan petualangan ringan
- Kawah Putih: Pemandangan kawah belerang yang unik. Tiket Rp 50.000 per orang (Rp 18.000 tiket masuk + Rp 32.000 shuttle). Shuttle wajib, jarak parkir ke kawah 5.3 km.
- Situ Patenggang: Naik perahu ke Pulau Asmara. Tiket masuk Rp 27.000. Sewa perahu Rp 150.000 per jam.
- Glamping Lakeside: Kalau mau makan dengan view danau. Tidak harus nginep, bisa makan di resto.
- Ranca Upas: Camping ground dengan rusa. Tiket Rp 25.000. Anak-anak suka feeding rusa.
Estimasi Biaya: Mana yang Lebih Hemat?
Perhitungan ini untuk keluarga 2 dewasa + 2 anak (usia 5-10 tahun), termasuk makan siang ringan dan bensin.
| Komponen | Lembang (per orang) | Ciwidey (per orang) |
|---|---|---|
| Tiket masuk (rata-rata 2 objek) | Rp 60.000 | Rp 38.500 |
| Wahana/tambahan | Rp 100.000 | Rp 50.000 |
| Makan (3x) | Rp 150.000 | Rp 120.000 |
| Bensin (pp) | Rp 50.000 | Rp 150.000 |
| Total per keluarga | Rp 1.000.000 – 1.200.000 | Rp 850.000 – 1.000.000 |
Catatan: Di Lembang, pengeluaran bisa bengkak karena banyak “spot” yang bikin tergoda. Di Ciwidey, lebih terkontrol.
Kelebihan & Kekurangan Masing-masing
Lembang
Kelebihan:
- Akses mudah dari Bandung
- Banyak pilihan atraksi dalam radius kecil
- Cocok anak-anak yang suka wahana
- Tempat makan banyak dan variatif
Kekurangan:
- Macet parah di weekend
- Suasana terlalu komersil dan ramai
- Biaya bisa membengkak
- Kualitas udara kurang fresh karena knalpot
Ciwidey
Kelebihan:
- Suasana alami dan tenang
- Udara super segar
- Biaya lebih terkontrol
- Macet minimal
Kekurangan:
- Jarak jauh, capek di perjalanan
- Atraksi terbatas, anak cepat bosan kalau bukan pencinta alam
- Fasilitas makan kurang banyak
- Sinyal sering lemot
Rekomendasi Berdasarkan Profil Keluarga

Kalau keluargamu punya anak kecil (< 7 tahun) yang suka mainan dan tidak sabar, pilih Lembang. Tapi siapkan mental dan fisik buat ngadepin macet. Berangkat super pagi adalah non-negotiable.
Kalau anakmu sudah besar (7 tahun ke atas) atau kalian keluarga yang suka alam dan mau santai, Ciwidey adalah jawabannya. Perjalanan lebih tenang, pengalaman lebih otentik, dan budget lebih ramah.
Kesimpulan inti: Lembang untuk variasi dan keseruan, Ciwidey untuk kualitas dan kedamaian. Kalau aku pribadi dengan anak usia 8 dan 10 tahun, aku pilih Ciwidey. Lebih worth it untuk one day trip karena tidak habis waktu di jalan dan anak bisa main bebas tanpa antre.
Tips Praktis One Day Trip
- Pilih maksimal 2 objek wisata. Lebih dari itu, kalian cuma bakal buru-buru dan capek.
- Bekal makanan dan air. Harga di dalam objek wisata bisa 2-3x lipat.
- Cek kondisi anak sebelum berangkat. Kalau ada yang mudah mabuk darat, siapkan obat dan plastik.
- Beli tiket online. Bisa hemat 10-20% dan skip antrian.
- Pastikan bensin penuh dan kendaraan fit. Di Ciwidey, SPBU jarang. Di Lembang, macet bisa bikin boros bensin.
Satu lagi: jangan terlalu ambisius. Tujuanmu adalah quality time, bukan checklist objek wisata. Kadangan duduk di taman sambil makan pisang goreng bareng anak justru jadi momen paling berharga. Selamat jalan-jalan!




