Camping di Ranca Upas itu seru, tapi cobaan terbesar biasanya datang dari dua hal: toilet dan tenda. Kalau fasilitasnya berantakan, pengalaman seru bisa berubah jadi mimpi buruk dalam semalam. Berdasarkan kunjungan terakhirku akhir pekan lalu, aku bakal spill semua detail soal kondisi toilet dan sewa tenda di sini—apa yang bikin nyaman dan apa yang masih bikin geleng-geleng kepala.
Pertama Kali Masuk: Ekspektasi vs Realita
Datang ke Ranca Upas dengan bayangan camping ala-ala premium karena harga tiket masuknya nggak murah—Rp 25.000 per orang ditambah Rp 20.000 untuk parkir mobil. Area campingnya luas, tapi jangan harap privasi maksimal. Tenda-tenda berjejer rapat, jarak antar tenda cuma sekitar 2-3 meter. Kalau bawa tenda sendiri, lo bakal dapet spot di dekat area terbuka. Kalau sewa, lo otomatis ditempatkan di zona padat penduduk.

Kondisi Toilet: Bisa Diterima, Tapi…
Ngaku aja, toilet umum di camping ground itu selalu jadi sumber kekhawatiran. Di Ranca Upas, ada tiga blok toilet utama di sekitar area camping. Dua blok di dekat spot sewa tenda, satu blok lagi agak tersembunyi di ujung area. Jumlah toilet per blok: sekitar 4-6 kamar mandi dan 2-4 urinoir untuk pria.
Jam Sibuk = Antrean Panjang
Puncak pemakaian biasanya jam 7-9 pagi dan 6-8 malam. Antrean bisa 5-10 orang. Saranku, bangun jam 6 pagi atau mandi malem-malem sebelum jam 10 malam. Kondisi air: air mengalir, tapi tekanannya lemah. Kalau lagi ramai-ramainya, shower cuma ngucurin air tipis-tips. Suhu air dingin—nggak ada pemanas air. Siap-siap mental dan fisik.
Kebersihan: Hit & Miss
Pagi hari sebelum jam 9, toilet biasanya sudah dibersihin petugas. Lantai masih basah, sabun cuci tangan tersedia, dan bau masih terkendali. Tapi selesai jam 9, kondisi mulai menurun drastis. Toilet paper? Jarang ada. Bawa sendiri. Bau pesing mulai dominant siang hari, apalagi kalau cuaca panas. Kostum: bawa sabun mandi, tisu basah, dan hand sanitizer. Jangan lupa sandal jepit khusus toilet.

Pengalaman Sewa Tenda: Praktis, Tapi Baca Lagi
Kalau lo nggak mau ribet bawa tenda, sewa di lokasi jadi pilihan paling gampang. Harga sewa tenda di Ranca Upas bervariasi tergantung ukuran:
- Tenda kapasitas 2 orang: Rp 75.000-100.000 per malam
- Tenda kapasitas 4 orang: Rp 125.000-150.000 per malam
- Tenda kapasitas 6-8 orang: Rp 200.000-250.000 per malam
Apa yang Lo Dapet?
Setiap sewa tenda sudah termasuk: tenda (tentu saja), matras tipis dua lapis, dan satu sleeping bag. Kualitas matras? Biasa aja, setebal sekitar 3-5 cm. Kalau punya punggung sensitif, bawa matras tambahan. Sleeping bagnya cukup hangat untuk suhu 15-18°C, tapi kalau turun ke 12°C, lo bakal kedinginan. Saranku, bawa sleeping bag liner atau selimut extra.
Kondisi Tenda: Usia Produktif
Mayoritas tenda sewaan di sini sudah cukup uzur, sekitar 3-5 tahun pemakaian. Beberapa titik jahitan mulai longgar, resleting kadang macet, dan tali pengaman sudah kusut. Tapi fungsionalitas tetap oke untuk melindungi dari hujan ringan. Saat hujan deras, beberapa spot pernah kebocoran—konfirmasi ke petugas kalau lo dapet tenda yang masih bagus. Proses sewa: bayar di pos, petugas bantu pasang tenda, selesai dalam 15 menit.
Fasilitas Pendukung: Nggak Cuma Toilet & Tenda
Area camping dilengkapi mushola kecil yang cukup bersih, tapi kapasitasnya cuma 20-30 orang. Ada warung makan yang buka sampai jam 10 malam, jual nasi goreng, mie instan, dan kopi—harga wajar, nggak terlalu mahal. Parkir mobil dekat spot camping, jadi nggak perlu jalan jauh. Tapi ingat, nggak ada colokan listrik di setiap tenda. Colokan umum ada di warung, biasanya dipakai buat nge-charge powerbank.
Biaya Lengkap: Siapkan Budget Ini
Biaya total per orang untuk camping satu malam dengan sewa tenda 4 orang:
| Item | Harga |
|---|---|
| Tiket Masuk | Rp 25.000 |
| Parkir Mobil | Rp 20.000 (dibagi 4 orang = Rp 5.000) |
| Sewa Tenda 4 orang | Rp 150.000 (dibagi 4 = Rp 37.500) |
| Total per orang | Rp 67.500 |
Belum termasuk makan dan transport. Budget tambahan Rp 50.000-75.000 per orang untuk makan di warung.
Pro Tips dari yang Sudah Nyoba
- Booking di hari biasa: Sabtu-Minggu penuh sesak. Coba Jumat malam atau Minggu-Kamis untuk lebih sepi.
- Bawa perlengkapan pribadi: Headlamp, powerbank, tisu toilet, dan hand sanitizer wajib.
- Pilih spot tenda: Hindari area rendah—kalau hujan jadi genangan. Pilih yang agak tinggi dan dekat jalur cahaya lampu tapi nggak terlalu terang.
- Cek tenda sebelum bayar: Lihat kondisi resleting, tali, dan lapisan dalam tenda. Kalau rusak, minta ganti.
- Jam mandi strategis: Pagi jam 6 atau sore jam 5. Hindari jam 7-9 pagi dan 6-8 malam.
Verdict: Worth It?
Ranca Upas itu pilihan praktis buat yang mau camping tanpa bawa peralatan berat. Toilet dan tendanya nggak sempurna, tapi masih dalam kategori “bisa diurus” dan “bisa ditoleransi”. Kalau lo tipe yang perfectionist soal kebersihan, mungkin bakal banyak komplain. Tapi kalau lo siap adaptasi dan bawa perlengkapan tambahan, pengalaman camping di tengah hutan pinus tetap memorable.
Bottom line: Ranca Upas layak untuk first-time camper atau yang butuh quick escape dari Bandung. Tapi kalau lo cari kenyamanan premium, bawa tenda sendiri dan siapkan mental untuk toilet umum. Budget sekitar Rp 120.000-150.000 per orang per malam sudah cukup untuk makan dan camping nyaman.
Sekarang lo udah tahu realita di lapangan. Tinggal tentuin mau bawa tenda sendiri atau sewa, dan siap-siap sabar antre toilet. Selamat camping!




